MINAHASA | BIN 08
Salah satu bentuk dukungan paling menonjol dalam Sulut Idol Audisi Minahasa 2025 datang dari TOSBRO 08, sebuah Ormas yang sudah lama dikenal sebagai penggerak dan pelestari seni, adat, dan budaya lokal di Minahasa dan sekitarnya. Selama ini, TOSBRO 08 konsisten mengangkat nilai-nilai tradisi melalui berbagai kegiatan, mulai dari festival budaya, pementasan seni, hingga dukungan terhadap talenta-talenta muda di bidang musik dan tari.
Dukungan mereka pada ajang Sulut Idol tahun ini bukan sekadar formalitas. Sejak tahap awal audisi, TOSBRO 08 telah aktif memberikan kontribusi, baik dalam bentuk dukungan moral, bantuan logistik, maupun koordinasi untuk memastikan kelancaran acara. Bagi mereka, kompetisi ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap seni dan budaya daerah.
Panglima Besar Jim Yon, Kasatgas Denis Maindoka, dan Ketua DPD Meidi Massie menjadi tokoh sentral yang mendorong keterlibatan penuh TOSBRO 08 dalam kegiatan ini. Dari ketiganya, Panglima Besar Jim Yon hadir langsung di lokasi malam final, mewakili jajaran kepengurusan untuk menyampaikan dukungan kepada para finalis. Kehadiran ini disambut hangat oleh peserta, panitia, dan penonton yang melihat langsung komitmen ormas ini terhadap perkembangan talenta muda.
Kehadiran TOSBRO 08 di malam final bukan hanya simbol dukungan, tetapi juga wujud nyata keterlibatan komunitas dalam memajukan seni dan budaya. Dengan mengenakan atribut khas organisasi, perwakilan mereka ikut memberikan semangat kepada finalis yang tengah menunggu giliran tampil. Bahkan, beberapa anggota ikut berbaur dengan penonton, menciptakan suasana yang hangat dan penuh rasa kekeluargaan.
“Kami percaya, ajang seperti ini bukan hanya mencari pemenang, tetapi juga melestarikan kekayaan seni dan budaya daerah. Inilah alasan kami mendukung penuh hingga acara ini selesai,” ujar Panglima Besar Jim Yon di sela-sela acara, sambil mengapresiasi kerja keras panitia dan semangat para peserta.
Menurut Jim Yon, partisipasi TOSBRO 08 di ajang ini juga menjadi sarana untuk mendorong generasi muda agar tidak melupakan akar budaya mereka, meskipun berkarya di dunia modern. Baginya, seni dan budaya adalah identitas yang harus dijaga, dan kompetisi seperti Sulut Idol bisa menjadi jembatan antara kreativitas anak muda dengan nilai-nilai lokal yang luhur.
Dukungan penuh dari TOSBRO 08 di Sulut Idol Audisi Minahasa 2025 menjadi contoh bahwa keterlibatan Ormas dapat membawa dampak positif, tidak hanya bagi suksesnya acara, tetapi juga bagi semangat peserta untuk terus berkarya.
(TIM/RED)
