JOMBANG | BIN 08 – Mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang melakukan penertiban dan pemangkasan pohon rawan tumbang di sejumlah ruas jalan utama, Kamis (2/4/2026). Langkah ini merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi selama musim penghujan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Bidang Bina Marga dengan menyasar jalur strategis Cukir–Mojowarno dan Selorejo–Mojoroto. Kedua ruas tersebut dikenal memiliki tingkat mobilitas tinggi dan menjadi jalur vital bagi aktivitas masyarakat serta distribusi ekonomi di wilayah Jombang.
Petugas memprioritaskan pohon yang sudah tua, memiliki cabang terlalu rimbun, dan menunjukkan tanda-tanda pelapukan. Kondisi ini dinilai berisiko tinggi, terutama saat hujan deras disertai angin kencang yang belakangan sering melanda kawasan tersebut.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jombang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk melindungi pengguna jalan sekaligus menjaga kelancaran lalu lintas.
“Upaya ini adalah bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memastikan keselamatan masyarakat. Pencegahan harus dilakukan sejak dini agar potensi bahaya dapat diminimalkan,” ujarnya.
URC Bina Marga Siaga dan Responsif
Tim URC Bina Marga menjadi garda terdepan dalam penanganan infrastruktur jalan. Selain melakukan pemeliharaan rutin, tim ini juga bersiaga selama 24 jam untuk merespons laporan darurat dari masyarakat secara cepat dan efektif.
Setelah proses pemangkasan, petugas memastikan area kerja bersih dari ranting dan batang pohon guna menghindari gangguan terhadap arus lalu lintas. Proses ini dilakukan dengan mengutamakan keselamatan kerja serta kenyamanan pengguna jalan.
Salah satu perwakilan Bidang Bina Marga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang ditingkatkan intensitasnya saat musim hujan.
“Tim kami siap turun ke lapangan kapan pun dibutuhkan, baik untuk tindakan pencegahan maupun penanganan darurat akibat pohon tumbang,” jelasnya.
Langkah proaktif ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Keberadaan jalur yang aman dan bebas hambatan dinilai sangat penting dalam mendukung aktivitas harian serta kelancaran distribusi barang dan jasa.
Pemerintah Kabupaten Jombang pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan potensi bahaya di sekitar jalan melalui kanal pengaduan resmi. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman.
(Fir)



















