DAERAH  

Jacson Muaja Nahkodai ORARI Minahasa Selatan

MINAHASA SELATAN | BIN 08 – Dinamika organisasi radio amatir di Sulawesi Utara memasuki babak baru. Melalui Musyawarah Lokal (Muslok) ke-III Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) yang digelar di Balai Pertemuan Umum Desa Tumpaan Satu, Kabupaten Minahasa Selatan, Sabtu (28/3/2026), dua figur resmi terpilih untuk memimpin organisasi di tingkat provinsi dan kabupaten.

Norman Tambaritji secara sah terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Provinsi ORARI Daerah (Orda) Sulawesi Utara setelah meraih suara terbanyak dalam proses pemilihan yang berlangsung demokratis dan transparan. Kepercayaan penuh dari para peserta Muslok mengantarkan Norman untuk memimpin ORARI Sulut selama periode 2026–2029.

Kemenangan Norman Tambaritji menjadi bukti kuat atas dukungan luas dari anggota ORARI di daerah. Dalam proses perhitungan suara, ia unggul signifikan dibanding kandidat lainnya, mempertegas legitimasi kepemimpinannya ke depan.

Musyawarah Lokal tersebut dipimpin langsung oleh Ketua ORARI Sulut, Kapten Eron Tambaani, ST., M.Mar., yang memastikan seluruh rangkaian sidang berjalan tertib, lancar, dan sesuai mekanisme organisasi.

Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya soliditas dan profesionalisme dalam tubuh ORARI sebagai mitra strategis pemerintah, khususnya dalam bidang komunikasi dan penanggulangan bencana.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah unsur pemerintah dan tokoh masyarakat, di antaranya perwakilan Bupati Minahasa Selatan Dr. Fietber Raco, Camat Tumpaan Terry Lolowang, SE, Kapolsek Tumpaan IPTU Tedy Talumepa, Danramil Tumpaan Serda Laode Samsudin, Ketua RAPI Minahasa Selatan Marjan Panji, serta tokoh agama Pdt. Patric Sondakh, S.Th. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan nyata terhadap eksistensi dan peran strategis ORARI di tengah masyarakat.

Tak hanya pemilihan tingkat provinsi, Muslok juga menetapkan kepemimpinan baru di tingkat lokal. Dalam forum yang sama, Om Jacson Muaja secara resmi terpilih sebagai Ketua ORARI Lokal (Orlok) Kabupaten Minahasa Selatan.

Ia memperoleh dukungan penuh dari peserta yang hadir dan dinyatakan sah memimpin ORARI Minsel untuk periode 2026 h 2029.

Dalam sambutannya, Jacson Muaja menyatakan kesiapan penuh untuk menjalankan amanah organisasi dengan semangat pengabdian dan kebersamaan.

“Saya siap menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab, menjaga soliditas anggota, serta meningkatkan peran ORARI di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung komunikasi darurat dan kegiatan sosial,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan Muslok ini terselenggara dengan baik berkat kerja keras panitia pelaksana yang diketuai oleh Heysye Sinaulan, didampingi Sekretaris Kartika Kaunang dan Bendahara Harley Rorong, serta dipimpin oleh pimpinan sidang Ato Kaunang.

Sebagai penutup acara, dilakukan prosesi pengukuhan pengurus ORARI Lokal Minahasa Selatan oleh Ketua ORARI Sulut Kapten Eron Tambaani, yang sekaligus menyerahkan pataka organisasi secara simbolis kepada Ketua terpilih, Jacson Muaja. Momen ini menjadi simbol resmi dimulainya kepemimpinan baru di ORARI Minsel.

Kegiatan Musyawarah Lokal ke-III ini kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Heysye Sinaulan, menandai berakhirnya seluruh rangkaian acara dalam suasana penuh kebersamaan dan harapan baru.

Dengan terpilihnya Norman Tambaritji dan Jacson Muaja, diharapkan ORARI di Sulawesi Utara, khususnya di Minahasa Selatan, semakin solid, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta mendukung sistem komunikasi nasional, terutama dalam situasi darurat dan kebencanaan.

(Derby)

Exit mobile version