MANADO | BIN08 — Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Utara masa bakti 2026–2030 resmi dilantik dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Graha Gubernuran Manado, Jumat (6/3/2026).
Pelantikan dan pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Sulawesi Utara, Vicky Lumentut, yang menegaskan pentingnya konsolidasi gerakan koperasi di tingkat daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Yulius Selvanus bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay yang memberikan dukungan terhadap penguatan koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi kerakyatan di daerah.
Dalam sambutannya, Vicky Lumentut menjelaskan bahwa pelantikan pengurus Dekopinda merupakan tindak lanjut dari rangkaian proses Musyawarah Daerah (Musda) yang telah dilaksanakan sejak November 2025.
Ia menyebutkan, pelaksanaan Musda dilakukan setelah adanya arahan dari Gubernur Sulawesi Utara pada 10 November 2025 agar Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Sulawesi Utara segera melaksanakan musyawarah daerah di seluruh kabupaten dan kota.
“Musda Dekopinda dilaksanakan mulai 14 November 2025 hingga 31 Januari 2026. Dari proses tersebut terpilih para ketua Dekopinda yang kemudian membentuk kepengurusan,” ujar Vicky.
Ia menambahkan, pada pelantikan kali ini sebanyak 15 kabupaten dan kota di Sulawesi Utara hadir untuk menerima pengukuhan kepengurusan baru.
“Kita perkuat peran koperasi daerah. Kita satu komando dalam bersinergi untuk mengawal suksesnya program-program yang ada, baik program nasional maupun program pembangunan daerah,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu pengurus Dekopinda yang baru dilantik, Denis Maindoka, menyampaikan bahwa momentum pelantikan ini harus menjadi titik awal penguatan kelembagaan koperasi di tingkat daerah.
Menurutnya, koperasi tidak hanya menjadi wadah ekonomi anggota, tetapi juga harus mampu bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi rakyat yang modern dan profesional.
“Kepengurusan yang baru harus mampu menghadirkan koperasi yang lebih aktif, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan ekonomi masyarakat. Koperasi harus naik kelas,” ujar Denis.
Senada dengan itu, Jim Yon menegaskan bahwa sinergi antara pengurus Dekopinda dengan pemerintah daerah sangat penting untuk mempercepat pengembangan sektor koperasi.
Ia berharap kolaborasi antara gerakan koperasi, pemerintah, serta pelaku usaha dapat memperkuat peran koperasi sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi daerah.
“Koperasi harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan. Dengan kerja sama yang kuat, koperasi di Sulawesi Utara bisa semakin berkembang dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Jim.
Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi gerakan koperasi di Sulawesi Utara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan serta memperkuat peran koperasi dalam pembangunan daerah.
(Tim/RED)
