MANADO | BIN 08
Semangat baru bagi pelaku usaha kecil dan menengah di Sulawesi Utara menggelora. Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Pengusaha Industri Kecil (APIK) Sulawesi Utara resmi dilantik dalam acara megah yang digelar di Gedung Bank SulutGo, Rabu (15/10/2025).
Mengusung tema “Mendorong Transformasi UMKM Sulawesi Utara melalui Green, Blue, dan Digital Economy untuk Peningkatan Daya Saing Daerah”, kegiatan ini menandai komitmen kuat untuk membawa UMKM Sulut menuju era ekonomi berkelanjutan yang ramah lingkungan dan berbasis teknologi.
Pelantikan dihadiri oleh jajaran pengurus APIK dari 15 kabupaten/kota serta perwakilan sejumlah instansi penting, seperti Dinas Kominfo, Dinas Pariwisata, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, hingga Dinas Koperasi dan UMKM.
Dalam sambutannya, Ketua Umum APIK Sulut, Agustinus Wilson Palit, menegaskan bahwa transformasi ekonomi hanya bisa terwujud melalui kolaborasi erat antara dunia usaha dan pemerintah.
“Kita ingin mendorong industri kecil di Sulut agar tidak sekadar bertahan, tetapi mampu melompat maju dengan semangat inovasi dan keberlanjutan. Green, Blue, dan Digital Economy bukan sekadar konsep, tapi arah masa depan,” tegas Palit.
Suasana semakin semarak dengan kehadiran Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Viktor J. Mailangkay, yang tiba tepat tengah hari dan disambut tarian adat Kabasaran — bentuk penghormatan khas Minahasa.
Dalam pidatonya, Mailangkay menyebut pelantikan APIK Sulut sebagai tonggak penting dalam sejarah pembangunan ekonomi daerah.
“APIK harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat kemandirian ekonomi rakyat. Konsep Green, Blue, dan Digital Economy akan membawa Sulut menuju daya saing yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Tak hanya pelantikan, acara juga dirangkai dengan seminar nasional serta lomba Batik Sulawesi Utara, yang menonjolkan kekayaan budaya lokal sekaligus mendukung geliat industri kreatif di daerah.
Menutup kegiatan, seluruh pengurus APIK se-Sulut meneguhkan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan dan sektor swasta, demi menciptakan ekosistem UMKM yang adaptif dan berdaya saing global.
“Kami siap menjadi garda depan kebangkitan ekonomi rakyat Sulawesi Utara. Kolaborasi adalah kunci menuju UMKM hijau, tangguh, dan digital,” pungkas Palit penuh optimisme.
Dengan semangat gotong royong dan inovasi, pelantikan ini menjadi langkah awal menuju transformasi ekonomi Sulawesi Utara yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
(DDM)
