DAERAH  

HUT TNI ke-80, Kodim 1302/Minahasa Gelar Penanaman Mangrove: Bukti Nyata TNI Hadir untuk Negeri

MINAHASA SELATAN | BIN 08

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-80 Tahun 2025, Komando Distrik Militer (Kodim) 1302/Minahasa menggelar kegiatan sosial bertajuk Penanaman Pohon Mangrove di pesisir Desa Arakan, Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minahasa Selatan, pada Sabtu (4/10/2025).

Kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta ini melibatkan unsur TNI, aparat pemerintah desa, pelajar SD hingga SMA, anggota Pramuka, serta masyarakat pesisir. Aksi tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT TNI bertema “TNI Patriot NKRI, Pengawal Demokrasi untuk Indonesia Maju”, yang menegaskan peran TNI sebagai penjaga lingkungan dan sahabat rakyat.

Aksi Nyata dari Pesisir Arakan

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WITA dengan apel pengecekan dan doa bersama, sebagai simbol rasa syukur dan semangat kebersamaan. Tepat pukul 08.15 WITA, seluruh peserta bergerak serentak menanam 489 bibit pohon mangrove di sepanjang garis pantai Desa Arakan.
Dengan latar laut biru dan langit cerah, barisan peserta menanam dengan penuh semangat, menggambarkan kolaborasi nyata antara TNI dan masyarakat dalam menjaga bumi.

Hingga pukul 11.00 WITA, seluruh kegiatan berjalan tertib dan lancar. Setelah penanaman selesai, anggota Kodim 1302/Minahasa membagikan snack dan susu kepada peserta, sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme dan kebersamaan mereka.

Sinergi dan Kepedulian terhadap Lingkungan

Dalam sambutannya, Danramil 16/Tumpaan Kapten Inf Ferdinan Tedampa menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk tanggung jawab moral TNI dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

“Mangrove punya peran besar dalam mencegah abrasi, melindungi biota laut, dan menjadi benteng alami bagi masyarakat pesisir. Kami ingin menanamkan semangat cinta lingkungan kepada generasi muda agar mereka sadar pentingnya menjaga alam,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Hukum Tua Desa Arakan Serfie Ratu, para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta unsur Koramil 1302-16/Tumpaan, Koramil 1302-14/Amurang, dan personel Kodim 1302/Minahasa lainnya.
Kehadiran lintas unsur ini menegaskan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat yang menjadi roh perjuangan selama delapan dekade perjalanan TNI.

Landasan Hukum dan Moral TNI dalam Pengabdian

Kegiatan penanaman mangrove ini juga sejalan dengan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, Pasal 7 ayat (2) butir b angka 8, yang menyebutkan bahwa “TNI membantu pemerintah dalam pelestarian lingkungan hidup serta penanggulangan akibat bencana alam.”

Selain aspek hukum, kegiatan ini merefleksikan nilai-nilai luhur dalam Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, di mana setiap prajurit dituntut untuk menjadi teladan dan pelopor dalam mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya.

TNI dan Rakyat, Bersama untuk Alam dan Bangsa

Bagi para pelajar dan masyarakat yang terlibat, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga. Selain belajar mencintai lingkungan, mereka juga dapat melihat langsung bagaimana TNI berperan aktif di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai kekuatan pertahanan, tetapi juga sebagai motor penggerak sosial dan ekologis.

“Senang bisa ikut kegiatan ini, kami jadi tahu pentingnya menjaga mangrove dan bisa kerja sama langsung dengan bapak-bapak TNI,” ujar salah satu pelajar peserta kegiatan dengan antusias.

Pesan Moral: TNI Selalu Hadir Bersama Rakyat

Kegiatan resmi ditutup pukul 11.30 WITA dengan suasana penuh keakraban dan persaudaraan. Para peserta meninggalkan lokasi dengan rasa bangga, membawa pesan kuat bahwa TNI selalu hadir, bekerja, dan berjuang bersama rakyat — untuk rakyat dan demi kejayaan NKRI.

Melalui aksi sederhana menanam mangrove, Kodim 1302/Minahasa membuktikan bahwa pengabdian kepada negeri tidak hanya diwujudkan di medan pertempuran, tetapi juga melalui tindakan nyata menjaga alam, membangun kesadaran generasi muda, dan memperkuat persatuan bangsa.

(DM Komaling)

Exit mobile version