MINAHASA | BIN 08
Kegembiraan mencapai puncaknya di Desa Simbel, Kabupaten Minahasa, saat final dari turnamen sepak bola Sion Youth Cup berlangsung dengan sukses pada hari Minggu 15/06/2025.
Acara ini mampu menarik perhatian masyarakat setempat dan menciptakan suasana kebersamaan yang penuh antusiasme di kalangan penduduk.
Turnamen ini diikuti oleh beberapa Tim Sepak bola di Wilayah Minahasa, yang bersaing ketat selama beberapa minggu terakhir. Pertandingan dilaksanakan di lapangan sepak bola desa yang dikelilingi oleh pepohonan hijau dan lanskap alam yang indah, memberikan keunikan tersendiri pada acara tersebut.
Final antara Kapas FC melawan Tandengan FC menjadi pertandingan yang sangat ditunggu-tunggu. Kedua tim memperlihatkan performa terbaik mereka dalam duel yang sangat kompetitif ini. Para pemain sepak bola amatir dari berbagai generasi bermain dengan semangat yang menggebu, menghibur banyak penonton yang memadati area lapangan.
Setelah laga yang mendebarkan, Kapas FC berhasil meraih kemenangan dengan skor telak 3-0. Kemenangan ini dianggap dramatis karena selama pertandingan yang berjalan sengit, banyak pelanggaran dari kedua tim yang sempat ada insiden pemain cedera. Sorak-sorai menggema dari pendukung Kapas FC yang hadir di lapangan Desa Simbel.
Penatua Pemuda GMIM Sion Simbel Micky Tangkulung SH, selaku penyelenggara turnamen, menyampaikan rasa senangnya terhadap keberhasilan acara ini. Ia menyatakan, ” Sion Youth Cup adalah bentuk penghargaan kami terhadap semangat olahraga dan persatuan Pemuda GMIM di Minahasa. Saya ingin memberikan ucapan selamat kepada Kapas FC yang menjadi juara, dan juga kepada semua peserta yang telah bertanding dengan sangat baik.”
Selain Piala dan Medali juara, tim Kapas FCjuga mendapatkan hadiah dana pembinaan. Para atlet dan pendukung tim itu merayakan keberhasilan mereka dengan sukacita yang melimpah.
Turnamen sepak bola Sion Youth Cup lebih dari sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga merupakan kesempatan untuk membangun semangat kebersamaan dan persatuan antar Pemuda GMIM di Minahasa. Acara ini mengingatkan semua tim yang bertanding tentang pentingnya kerja sama dan saling mendukung, serta merayakan pencapaian lokal dalam suasana yang penuh kegembiraan.
Dengan kesuksesan turnamen ini, warga Desa Simbel yang diwakili Tim Simbel United yang berhasil merebut juara ketiga, berharap akan ada lebih banyak acara serupa di masa depan yang dapat memperkuat tali persaudaraan dan semakin meneguhkan identitas mereka sebagai komunitas yang solid dan bersatu.
(TIM)
