banner 728x250

Petani Bangkit, Negeri Kuat: Jim Yon Serukan Kemandirian dari Rapimnas Tani Merdeka

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA | BIN 08

Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Tani Merdeka Indonesia yang digelar pada 27–29 Agustus 2025 di Jakarta resmi menghasilkan sejumlah keputusan strategis untuk memperkuat posisi petani dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Acara ini dihadiri oleh pengurus pusat, DPW, DPD, hingga DPC Tani Merdeka dari berbagai daerah. Salah satu tokoh yang mendapat perhatian adalah Ketua DPC Tani Merdeka Indonesia Langowan, Jim Yon, yang juga dikenal sebagai Panglima Besar TOSBRO 08.

banner 325x300

Dalam kesempatan tersebut, Jim Yon menegaskan komitmennya membawa aspirasi petani Langowan dan Sulawesi Utara agar terintegrasi dalam agenda nasional. Ia menilai Rapimnas ini bukan sekadar ajang konsolidasi, tetapi forum penting untuk menyatukan arah perjuangan petani di seluruh Indonesia.

“Petani tidak boleh hanya menjadi penonton dalam pembangunan. Melalui Rapimnas ini, kita tegaskan posisi petani sebagai garda terdepan dalam kedaulatan pangan,” ujar Jim Yon.

Hasil Keputusan Rapimnas

Dari rangkaian sidang dan diskusi, Rapimnas Tani Merdeka Indonesia menyepakati beberapa poin penting, antara lain:

  1. Penguatan Kedaulatan Pangan Nasional
    Mendorong program swasembada pangan berbasis lokal dengan memaksimalkan potensi komoditas unggulan daerah.
  2. Modernisasi Pertanian Mengakselerasi pemanfaatan teknologi digital, mekanisasi, dan pertanian cerdas agar mampu menarik generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.
  3. Koperasi dan Ekonomi Kerakyatan Memperkuat peran koperasi petani sebagai pusat distribusi dan akses pasar, guna memutus rantai tengkulak serta meningkatkan kesejahteraan petani.
  4. Kolaborasi Multi-Pihak.        Menjalin kerja sama dengan pemerintah, swasta, dan komunitas masyarakat sipil untuk menciptakan ekosistem pertanian yang berkelanjutan.
  5. Pendidikan dan Regenerasi Petani Menyusun program khusus untuk melibatkan generasi muda, termasuk pelatihan dan pendampingan, agar lahir petani-petani milenial yang inovatif.

Jim Yon menyambut baik keputusan tersebut. Menurutnya, poin-poin yang dihasilkan Rapimnas selaras dengan semangat yang ia bawa dari Langowan dan TOSBRO 08, yaitu memperjuangkan kesejahteraan petani melalui kemandirian, solidaritas, dan inovasi.

“Sulawesi Utara siap menjadi contoh bagaimana petani bisa mandiri, berdaya saing, dan tetap menjunjung nilai kebersamaan. Kami akan kawal keputusan Rapimnas ini sampai benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani di akar rumput,” tegas Jim Yon.

Dengan keputusan ini, Rapimnas Tani Merdeka Indonesia meneguhkan komitmennya sebagai organisasi yang bukan hanya hadir di tingkat pusat, tetapi juga menyatu dengan denyut kehidupan petani di desa-desa seluruh nusantara.

((TIM/RED)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *