MINAHASA | BIN08 – Kepengurusan Generasi Anti Narkoba Nasional (GANN) Kabupaten Minahasa yang baru dilantik langsung menyiapkan langkah strategis dalam memerangi peredaran narkoba.
Organisasi ini menegaskan komitmennya untuk bergerak aktif melakukan pencegahan sejak dini di tengah masyarakat.
Ketua DPD GANN, Evie Woy, menekankan bahwa perang terhadap narkoba tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.
Dalam struktur kepengurusan GANN Minahasa, Heidy Jackline Sariowan menjabat sebagai Ketua, didampingi Andreas Karwur sebagai Sekretaris dan Tersa Verah Manopo sebagai Bendahara.
Ketua GANN Minahasa Heidy Jackline Sariowan menjelaskan bahwa salah satu program utama organisasi dalam waktu dekat adalah membangun kolaborasi dengan berbagai lembaga, termasuk Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kementerian Agama Republik Indonesia, untuk memperkuat gerakan edukasi bahaya narkoba.
“Kami akan bersinergi dengan BNN dan Kementerian Agama untuk melakukan sosialisasi bahaya narkoba secara masif, terutama kepada generasi muda dan siswa di sekolah,” ujar Sariowan.
Program tersebut akan menyasar pelajar mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi, dengan pendekatan edukatif melalui penyuluhan, diskusi, dan kegiatan sosial yang melibatkan tokoh agama serta tenaga pendidik.
Langkah ini diharapkan dapat membangun benteng moral dan kesadaran sejak dini, sehingga generasi muda Minahasa mampu menjauhi narkoba dan menjaga masa depan mereka dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Dengan sinergi berbagai pihak, GANN Minahasa optimistis gerakan pencegahan narkoba dapat berjalan lebih kuat dan efektif di tengah masyarakat.
(Tim/RED)


















