banner 728x250
DAERAH  

Pemprov Jatim–Pemkab Jombang Gaspol Tambal Jalan Rusak, 10 Tim Diterjunkan Jelang Mudik

BROWN
banner 120x600
banner 468x60

JOMBANG | BIN08 – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Jawa Timur dalam beberapa pekan terakhir berdampak pada meningkatnya kerusakan jalan di Kabupaten Jombang. Tak ingin kondisi ini berlarut,

Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Jombang langsung tancap gas melakukan percepatan perbaikan di sejumlah ruas strategis.

banner 325x300

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, turun langsung ke lapangan meninjau kondisi jalan didampingi Bupati Jombang, Warsubi, Minggu (22/2/2026). Peninjauan ini sekaligus memastikan penanganan berjalan cepat dan maksimal menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Emil menyebut, tingginya intensitas hujan memicu munculnya puluhan lubang baru setiap hari. Dalam satu segmen jalan bahkan bisa muncul hingga 60 lubang per hari, sementara kapasitas normal satu tim hanya mampu menangani sekitar 50 lubang.

“Karena itu kapasitas kita gandakan. Sekarang ada 10 tim yang kita kerahkan agar penanganan bisa lebih cepat dan efektif,” tegasnya.

Selain faktor cuaca ekstrem, usia teknis jalan juga menjadi perhatian. Beberapa ruas terakhir kali mendapat overlay pada 2017. Dengan usia mendekati sembilan tahun, peremajaan menyeluruh dinilai lebih efektif dibanding tambal sulam berulang.
Ruas Prioritas Disikat

Sejumlah titik yang masuk daftar prioritas antara lain:
🔹 Ruas Mojosari – Jombang
Akan dilakukan overlay sepanjang 4 kilometer di sisi kiri dan kanan hingga area flyover. Pekerjaan ditargetkan mulai dua minggu ke depan.
🔹 Jalan Gatot Subroto dan Area Stasiun Jombang
Perbaikan total di kawasan pusat kota untuk menunjang mobilitas warga dan aktivitas ekonomi di sekitar Stasiun Jombang.
🔹 Jalan Dr. Katamso
Penanganan sementara melalui metode patching sembari menunggu alokasi anggaran perbaikan permanen.

Bupati Warsubi menegaskan, meski pekerjaan dilakukan di tengah Ramadan dan cuaca gerimis, kualitas tetap menjadi prioritas utama. Perbaikan menggunakan aspal panas (hotmix) agar lebih kuat dan tahan lama.

“Keselamatan pengguna jalan adalah fokus utama kami. Apalagi menjelang mudik, kelancaran arus logistik dan mobilitas masyarakat harus terjaga,” ujarnya.

Pemkab dan Pemprov juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintasi jalur yang sedang diperbaiki serta mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.
Percepatan ini diharapkan mampu menekan risiko kecelakaan akibat jalan berlubang sekaligus menjaga stabilitas distribusi barang dan jasa di Kabupaten Jombang.

(BROWN)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *