banner 728x250

Pembukaan Pameran Indo Defence Expo, Prabowo : “Tak ada Negara Yang Rasional di Dunia Ini Yang Ingin Perang”

DOSAN
banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA | BIN 08

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa perang adalah aktivitas manusia yang merusak dan menyebabkan kehancuran. Dia berpendapat bahwa tak ada bangsa yang rasional di dunia ini yang ingin terjadinya konflik bersenjata.

banner 325x300

Pernyataan ini disampaikan oleh Prabowo pada saat pembukaan Indo Defence Expo and Forum di Jiexpo Kemayoran Jakarta, Rabu (11/6/2025). Acara ini dihadiri oleh beberapa Menteri Pertahanan dari negara-negara mitra.

“Keamanan suatu negara harus diutamakan oleh sistem pertahanannya. Tiada bangsa yang sehat pikirannya yang ingin terlibat dalam perang. Perang adalah tindakan manusia yang merusak dan menciptakan kehancuran,” tutur Prabowo dalam pidatonya.

Namun, dia menambahkan, negara yang enggan berinvestasi dalam sektor pertahanan akan kehilangan kemerdekaannya. Selain itu, suatu bangsa bisa menjadi budak jika pertahanannya tidak kokoh.

“Sejarah mengajarkan bahwa negara yang enggan untuk memberikan investasi kepada pertahanannya cenderung kehilangan kedaulatannya, kemerdekaannya terancam. Biasanya, bangsa tersebut akan tertekan menjadi bangsa yang dijadikan budak,” ungkapnya.

“Pertahanan adalah salah satu kunci untuk menjaga kemerdekaan dan kesejahteraan,” lanjut Prabowo.

Di sisi lain, Prabowo menekankan bahwa Indo Defence Expo membuka peluang bagi industri pertahanan lokal untuk mengikuti kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan. Khususnya dalam konteks pertahanan.

“Expo ini bertujuan memberikan kesempatan bagi industri pertahanan tanah air. Juga untuk negara-negara mitra, dunia akademis di Indonesia, semua pemimpin politik dan masyarakat, serta tentu saja generasi muda Indonesia, agar dapat menyaksikan kemajuan dalam teknologi dan sains, terutama di sektor pertahanan,” jelas Prabowo.

Pameran alat utama sistem senjata (alutsista) bertaraf internasional, Indo Defence 2025 Expo & Forum, akan berlangsung pada 11–14 Juni 2025 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat. Acara bergengsi ini melibatkan 1.180 perusahaan dari 55 negara, menjadikannya salah satu pameran pertahanan terbesar di Asia Tenggara.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memastikan keseluruhan rangkaian acara akan berjalan dengan maksimal. Pernyataan ini disampaikan pada saat ia meninjau lokasi pameran secara langsung pada Senin (9/6/2025).

“Kita harus menjamin segala sesuatunya terlaksana dengan baik dan optimal, tanpa ada yang terlewatkan. Tampilkan yang terbaik,” ucap Sjafrie sebagaimana yang dilansir oleh Antaranews.

Dia didampingi oleh Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto dan ratusan anggota Kementerian Pertahanan saat mengecek kesiapan infrastruktur dan teknis acara tersebut. Pemerintah memberikan perhatian yang serius karena Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan pameran di hari pertama.

Indo Defence 2025 menjadi platform strategis yang mempertemukan pelaku industri pertahanan dari berbagai belahan dunia. Sebanyak 1.180 perusahaan pertahanan diharapkan akan menampilkan produk-produk inovatif mereka, mencakup alutsista darat, udara, laut, dan juga sistem pertahanan siber.

Pameran ini akan turut dihadiri oleh negara-negara mitra strategis Indonesia, seperti Amerika Serikat, Turki, Korea Selatan, Prancis, dan Rusia. Mereka akan mempresentasikan beragam teknologi militer terkini dan membuka peluang kerjasama strategis di sektor pertahanan.

Awalnya, Indo Defence direncanakan untuk dilaksanakan pada bulan November 2024. Namun, jadwal tersebut ditunda seiring dengan masa transisi pemerintahan di Indonesia. Kementerian Pertahanan lalu menetapkan tanggal baru yaitu 11–14 Juni 2025 untuk pelaksanaan acara.

Sjafrie menekankan bahwa acara ini memiliki tujuan penting, bukan hanya sebagai pameran, tetapi juga sebagai wadah diplomasi pertahanan dan kerjasama industri militer antarnegara.

“Kami pastikan semua bagian panitia bekerja secara maksimal untuk menjamin kelancaran acara yang menjadi sorotan pertahanan Indonesia di mata internasional,” tandasnya.

(RED)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *